One Minute Manager

Judul Buku : One Minute Manager
Pengarang : Kenneth Blanchard, Ph.D. & Spencer Johnson, M.D.
Penerbit : Elex Media Komputindo
Halaman : 107
ISBN : 979-637-450-1

Manajer Satu Menit adalah seseorang yang memperoleh hasil-hasil baik tanpa membutuhkan banyak waktu. Manajer Satu Menit membutuhkan waktu yang sangat sedikit untuk mendapatkan hasil-hasil besar dari orang-orang.
Ada tiga rahasia untuk Manajemen Satu Menit, yaitu : Penetapan Sasaran Satu Menit, Pujian Satu Menit dan Teguran Satu Menit.
Apa rahasia dibalik tiga rahasia untuk Manajemen Satu Menit tersebut? Bagaimana sebenarnya Penetapan Sasaran Satu Menit, Pujian Satu Menit dan Teguran Satu Menit itu bisa bekerja dengan baik? Penjelasan untuk ketiga-nya adalah sebagai berikut :
    Penetapan Sasaran Satu Menit
    Penetapan Sasaran Satu Menit sebenarnya adalah :

    • Menetapkan sasaran-sasaran Anda.

    • Melihat seperti apa perilaku yang baik itu.

    • Menulis setiap sasaran Anda pada satu lembar kertas dengan menggunakan kurang dari 250 kata.

    • Membaca dan membaca ulang setiap sasaran yang menuntut kurang lebih hanya satu menit setiap kali Anda melakukannya.

    • Sekali-kali sisihkan satu menit setiap hari untuk melihat apa yang telah Anda laksanakan.

    • Melihat apakah perilaku Anda cocok dengan sasaran Anda atau tidak.
    Pujian Satu Menit
    Pujian Satu Menit akan berhasil baik bila Anda :

    • Mengatakan kepada orang-orang Anda sejak awal bahwa Anda akan memberi tahu mereka bagaimana cara mereka bekerja.

    • Memuji orang dengan segera.

    • Mengatakan kepada orang-orang apa yang mereka lakukan dengan benar, secara spesifik.

    • Mengatakan kepada orang-orang betapa enak perasaan Anda tentang apa yang mereka lakukan dengan benar dan bagaimana hal itu membantu organisasi dan orang-orang lain yang bekerja di sana.

    • Berhenti sebentar untuk memberi mereka waktu “merasakan” betapa enak perasaaan Anda.

    • Menganjurkan mereka untuk melakukan hal yang sama lebih sering lagi.

    • Berjabat tangan atau menyentuh orang-orang dengan cara yang jelas menyatakan bahwa Anda mendukung kesuksesan mereka dalam organisasi.
    Teguran Satu Menit
    Teguran Satu Menit akan berhasil baik bila Anda :

    • Mengatakan sebelumnya kepada orang-orang bahwa Anda akan memberi tahu mereka cara mereka melakukan sesuatu dan dengan kata-kata yang tegas.

    • Menegur dengan segera.

    • Mengatakan apa yang mereka lakukan salah secara spesifik.

    • Mengatakan kepada orang-orang bagaimana perasaan Anda mengenai apa kesalahan yang telah mereka lakukan, dan katakan dengan tegas.

    • Berhenti beberapa detik dalam keheningan yang tidak menyenangkan untuk membiarkan mereka merasakan perasaan Anda.

    • Berjabatan tangan, atau menyentuh mereka sedemikian rupa sehingga mereka tahu Anda secara jujur ada di pihak mereka.

    • Mengingatkan mereka betapa Anda menghargai mereka.

    • Menegaskan kembali bahwa dalam pandangan Anda mereka baik, namun tidak demikian dengan pekerjaan mereka dalam situasi ini.

    • Menyadari bahwa bila teguran selesai, itu benar-benar sudah selesai.

    Membongkar Gurita Cikeas

    Judul Buku : Membongkar Gurita Cikeas
    Pengarang : George Junus Aditjondro
    Penerbit : Galang Press
    Halaman : 183
    ISBN : 978-602-8174-35-0


    Kasus bank Century yang menghebohkan itu disebabkan karena ada tudingan yang menyebutkan bahwa kucuran data talangan untuk Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun mengalir ke tim sukses kampanye Partai Demokrat dan Pemenangan SBY-Boedinono pada Pemilu serta Pilpres 2009.
    Selama ini sikap SBY terlihat tidak tegas dalam menyelesaikan suatu masalah, malahan terkesan tebang pilih. Ini tidak sesuai dengan janji SBY saat kampanye dulu. “Katakan tidak pada korupsi”, begitulah slogan yang didengungkan SBY dan tak terkecuali keluarga Cikeas.
    Jika ditelisik satu per satu, keluarga besar Cikeas menguasai pos-pos strategis. Hartanto Edhie Wibowo, adik bungsu Ny. Ani Yudhoyono menjabat sebagai Komisaris Utama PT PowerTel dan Gatot Suwondo, kerabat Ny. Ani Yudhoyono, duduk sebagai Dirut BNI.
    Hartati Murdaya, pemimpin kelompok CCM (Central Cipta Murdaya) dan Boedi Sampoerna, salah satu penerus keluarga Sampoerna, yang notabene nasabah kakap Bank Century adalah penyokong dana kampanye Partai Demokrat. Deposon kelas kakap lainnya adalah PTPN Jambi, Jamsostek dan PT Sinar Mas.
    Ramadhan Pohan, Ketua Bidang Pusat Informasi BAPPILU Partai Demokirat duduk sebagai Pemimpin Redaksi harian Jurnal Nasional dan majalah Arti, serta Wakil Ketua Dewan Redaksi di majalah Eksplo. Sebelum menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Jurnas, Ramadhan Pohan merangkap sebagai Direktur Opini Publik & Studi Partai Politik Blora Center, think tank Partai Demokrat yang mengantar SBY ke kursi presidennya yang pertama. Kalangan pengamat politik di Jakarta mencurigai bahwa dana kelompok Sampoerna juga mengalir ke Blora Center. Karena, sebelum Jurnas terbit, Blora Center menerbitkan tabloid dwi mingguan Kabinet, yang menyoroti kinerja anggota-anggota Kabinet Indonesia Bersatu. Sementara, Ramadhan Pohan baru saja terpilih menjadi anggota DPR-RI dari Fraksi Demokrat, mewakili Dapil VII Jawa Timur (Jurnalnet.com, 25 Feb.2005, Fajar, 21 Juni 2005; ramadhanpohan.com, 14 Okt.2009).
    Penggalangan dukungan politis dan ekonomis bagi SBY dimotori oleh yayasan-yayasan yang beraliasi dengan SBY dan Ny. Ani Yudhoyono. Antara tahun 2005-2006 telah didirikan dua yayasan yang beraliasi ke SBY, yaitu Yayasan Majelis Dzikir SBY Nurussalam yang didirikan tahun 2005 dan berkantor di Tebet, Jakart Selatan, tapi selalu menyelenggarakan kegiatan-kegiatan dzikirnya di Masjid Baiturrahim di Istana Negara; serta Yayasan Kepedulian Sosial Puri Cikeas, disingkat Yayasan Puri Cikeas, yang didirikan tanggal 11 Maret 2006 di kompleks perumahan Cikeas Indah. Kedua yayyasan ini melibatkan sejumlah menteri (ada yang sekarang mantan menteri), sejumlah perwira tinggi, sejumlah pengusaha, serta anggota keluarga besar SBY. Edhi Baskoro Yudhoyono, putra bungsu SBY dan Ny. Ani Yudhoyono, menjabat sebagai salah seorang Sekretaris Yayasan Majelis Dzikir SBY Nurussalam dan Hartanto Edhie Wibowo, adik bungsu Ny. Ani Yudhoyono sebagai salah seorang bendahara.
    Menjelang Pemilu 2009, yayasan penopang kekuasaan SBY bertambah satu : Yayasan Kesetiakawanan dan Kepedulian (YKDK), yang dipimpin oleh Arwin Rasyid. Empat orang anggota Dewan Pembinanya sudah masuk ke dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II, yakni Djoko Suyanto, Purnomo Yusgiantoro, Sutanto dan MS Hidayat. Yayasan ini dikelola oleh orang-orang yang punya banyak pengalaman di bidang perbankan. Ketua Umumnya, Arwin Rasyid, Presiden Direktur CIMB Bank Niaga, sedangkan Bendahara Umumnya, Dessy Natalegawa yang merupakan adik kandung Menlu Marty Natalegawa, yang sudah diproyeksikan akan diangkat menjadi Menlu dalam KIB II. Yayasan ini telah mendapat kucuran dana sebesar US$ 1 juta dari Djoko Soegiarto Tjandra, pemilik Bank Bali dan buron kelas kakap BLBI (Vivanews, 2 Okt. 2009; Mimbar Politik, 7-14 Okt 2009: 10-11).
    Yayasan Puri Cikeas, Yayasan Majelis Dzikir SBY Nurussalam dan Yayasan Kesetiakawanan dan Kepedulian tidak dipimpin oleh SBY sendiri, tapi oleh orang-orang dari inner circle nya. Pola operasi ke tiganya, memadu kedermawanan dengan mobilisasi dukungan politik dan ekonomi. Ketiga yayasan itu melibatkan sejumlah Menteri dan staf harian Presiden, serta menguasai dana milyaran rupiah. Ketiga yayasan ini telah menelan data yang sebagian mungkin berasal dari anggarann Negara.
    Hartanto Edhie Wibowo, punya ikatan bisnis dengan adik dari M. Hatta Rajasa, Pembina Yayasan Majelis Dzikir SBY Nurussalam, melalui PT Power Telecom (Powertel). Hartanto adalah Komisaris Utama perusahaan itu, dengan Komisaris, Retno Cahyaningtyas, isteri Dirut BNI Gatot Mudiantoro Suwondo. Adik Hatta Rajasa, Achmad Hafisz Tohir, duduk sebagai salah seorang direktur, pakar telematika Roy Suryo Notodiprojo komisaris independent dan Dicky Tjokrosaputro, salah seorang pewaris Batik Keris, direktur utama PT Powertel.
    Perusahaan kongsi keluarga Tjokrosaputro, Hatta Rajasa dan Hartanto Edhie Wibowo mengambil keuntungan dari akumulasi hutang Republik Indonesia kepada Bank Dunia serta pemerintah Jepang dan RRC, sewaktu Hatta Rajasa menjabat sebagai MenteriPerhubungan. Dengan demikian apakah SBY dapat menyangkal bahwa ia penganut pola ekonomi neo-liberalis, yang mendahulukan kepentingan modal besar ketimbang kepentingan rakyat?
    Aspek lain di balik perkongsian Dicky Tjokrosaputro dengan keluarga SBY dan Hatta Rajasa adalah untuk mencari perlindungan terhadap tekanan Bank Mandiri. Melalui PT Hanson International Tbk yang bergerak di bidang pertambangan batubara, tiga bersaudara Benny, Teddy dan Dicky Tjokrosaputro, masih berutang Rp 152,5 milyar kepada Bank Mandiri, yang hanya bagian kecil dari hutang kelompok PT Suba Indah Tbk sebesar Rp 1,28 trilyun kepada bank itu.
    Retno Cahyaningtyas alias Retno Gatot Suwondo, memiliki hubungan kerjasama dengan Okke Hatta Rajasa, dalam kepengurusan Cita Tenun Indonesia (CTI), suatu perkumpulan pencinta tenun, yang dikelola oleh sejumlah menteri dan isteri menteri, seperti Marie LK Pangestu, Meutia Hatta Swasono, Murniati Widodo AS. Okke Hatta Rajasa adalah ketua perkumpulan itu, sedangkan Retno Gatot Suwondo mengkoordinasi Bidang Pemasaran Produk. Pendirian CTI diresmikan langsung oleh Ny. Ani Yudhoyono.
    Selain menjadi petinggi di PT Powertel, adik bungsu Ny. Ani Yudhoyono itu juga dipercayai memangku berbagai jabatan penting dalam Partai Demokrat, sebagai Ketua Departemen BUMN.
    Putra bungsu SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono, yang akrab dipanggil “Ibas”, dipercaya menjadi Ketua Departemen Kaderissasi DPP Partai Demokrat. Ibas juga ikut Center for Food, Energy and Water Studies (CFEWS), lembaga yang digagas Heru Lelono, staf khusus Presiden SBY. Ibas juga terjun ke dunia bisnis, khususnya kue kering, dengan menjadi Asisten Direksi PT Gala Pangan (situs kpu.go.id).
    Ny. Ani Yudhoyono, yang aktif membina beberapa yayasan, yang yayasan-yayasan ini diketuai oleh beberapa orang istri Menteri dan pejabat kenegaraan yang lain, yaitu Yayasan Mutu Manikam Nusantara, diketuai Ny. Herawati Wirajuda (istri Menlu waktu itu); Yayasan Batik Indonesia, diketuai Yultin Ginanjar kartasasmita (istri ketua DPD Ginanjar Kartasasmita), dan Yayasan Sulam Indonesia, diketuai oleh Ny. Triesna Wacik, istri Jero Wacik, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, merangkap Ketua Dewan Pembina Yayasan Puri Cikeas.
    Yayasan Batik Indonesia menonjolkan produk perusahaan baru bermerek Allur. Perusahaan ini mengundang perhatian. Pertama, lebih dari selusin gerai perusahaan tellah dibuka di Indonesia, Singapura dan Malaysia, sementara beberapa gerai sedang dirintis di London dan Moscow. Kedua, batik Allur telah mengangkat menantu SBY yang pernah dinobatkan menjadi duta batik Indonesia (Annisa Pohan) dan anaknya (Aira Yudhoyono), sebagai ikon perusahaan itu.
    Para penguasa yang bergerak di bidang produksi dan pemasaran mutu manikam, batik dan sulaman, dapat ikut menikmati promosi yang dibayar dari uang rakyat, dengan berlindung di bawah ketiga paying yayasan yang beraliasi ke Ny. Ani Yudhoyono ini.
    Audit terhadap keuangan yayasan-yayasan itu menjadi semakin penting tidak hanya karena duplikasi, malah dualisme pemerintahan dapat terjadi apabila yayasan-yayasan ini dibiarkan berkembang bebas, seperti yang telah terjadi di masa kediktatoran Soeharto, dengan seribu satu yayasannya.
    Praktik pembelian suara yang dilakukan oleh caleg-caleg Partai Demokrat di berbagai wilayah merupakan salah satu factor kemenangan Partai Demokrat yang begitu fantastis.
    Banyak pelanggaran UU Pemilu yang terjadi selama Pemilu legislatif dan Pilpres lalu. Mulai dari besarnya biaya kampanye yang dikelola oleh tim-tim siluman, pembelian suara lewat pembagian uang dann barang kepada pemilih (termasuk yang dilakukan oleh Edhie Baskoro Yudhoyono), bantuan Negara asing seperti melalui IFES (International Foundation for Electoral Systems), ornop AS yang dibantu oleh USAID, yang dilibatkan oleh KPU dalam proses penghitungan suara, serta penggiringan suara sebagian besar pemilih di Aceh, praktis legalitas hasil Pemilu yang lalu patut dipertanyakan.
    Kemenangan SBY bukan hanya karena kehebatan kharismanya, yang dikemas oleh Fox Indonesia dalam iklan-iklan bernilai jutaan rupiah di media cetak dan elektronik, dibarengi klaim-klaim kesuksesan periode kepresidenannya yang pertama.
    Bagi yang ingin mengunduhnya dalam format eBook, bisa mengunduhnya di sini, eBook – Membongkar Gurita Cikeas.

    Lelaki Terindah

    Judul Buku : Lelaki Terindah
    Pengarang : Andrei Aksana
    Penerbit : Gramedia
    Halaman : 215
    ISBN : 979-22-0815-1, 978-979-22-0815-3

    Ini adalah cerita tentang cinta yang terlarang, cinta sesama jenis, cinta antara seorang pria dengan pria lainnya. Cinta yang terlarang, seperti virus yang tidak pernah bisa dibasmi. Kisah cinta yang disingkirkan masyarakat. Cinta yang sebenarnya terjadi tetapi selalu diingkari.
    Pertemuan antara Rafky dan Valent terjadi secara tidak sengaja di dalam pesawat yang akan membawa mereka berlibur ke Bangkok. Saat itu Rafky yang tampan dengan tubuh tinggi atletis dan dada bidang, dengan mata yang gemerlap seperti telaga berkilauan tertimpa sinar matahari, sedang terburu-buru mengejar pesawat yang akan membawanya ke Bangkok. Hampir saja dia tertinggal pesawat. Unntung saja dia masih diperbolehkan untuk masuk ke dalam pesawat yang sudah akan berangkat. Ketika sedang mencari kompartemen penyimpanan barang karena diatas kursinya kompartemen penyimpanan barang telah penuh, Rafky melihat bahwa kompartemen di lima baris kursi di depan masih tersisa sedikit celah, cukup untuk memasukkan ranselnya. Ia lalu menuju ke situ. Tanpa sadar, ketika sedang mengangkat ranselnya, pada saat yang bersamaan, penumpang yang duduk di bawahnya beranjak bangkit.
    Bahu mereka berbenturan. Tidak terlalu keras. Penumpang yang semula ingin berdiri langsung terduduk kembali di kursinya dan menunjukkan penyesalan pada pias wajahnya. Rafky melirik tak acuh kearah pemuda itu. Pemuda itu berwajah tampan. Penampilannya menarik, gaya anak muda sekarang.
    Penerbangan itu transit di Singapura selama tiga puluh menit. Waktu itu digunakan Rafky untuk berjalan-jalan berkeliling di sekitar terminal kedatangan. Di setiap toko yang disinggahinya, Rafky selalu perpapasan dengan pemuda yang membenturnya di pesawat, tapi Rafky tidak mengacuhkannya. Namun, karena berselisih arah beberapa kali, membuat Rafky mulai hafal wajah pemuda itu.
    Parasnya yang rupawan, alur yang membentuk hidung, bibir dan dagunya demikian menawan. Terlalu halus untuk laki-laki. Ketampanannya berbaur dengan kelembutan. Postur tubuhnya ideal, tapi fisiknya tampak lemah dan rapuh. Bulu matanya panjang dan lentik hampir menutupi seluruh kelopak matanya, tapi tak mampu menutupi getar kesedihan di sana.
    Lamunan Rafky tersentak ketika ada panggilan agar seluruh penumpang untuk penerbangan ke Bangkok segera berkumpul di ruang boarding. Ketika Rafky berada di ruangan itu ternyata seluruh bangku sudah terisi penuh. Pemuda itu sudah duduk di situ terlebih dahulu dan sekali lagi tatapan mereka bertabrakan. Pemuda itu menunjukkan bangku kosong yang ada di hadapannya. Rafky membalas senyum pemuda itu dan mulai menjatuhkan tubuhnya duduk di depan pemuda itu. Pemuda itu memperkenalkan dirinya sebagai Valent.
    Di dalam pesawat ketika Rafky sedang mencari-cari bukunya, Valent menawarkan Rafky untuk duduk di kursi sebelahnya karena kebetulan kursi tersebut kosong, sehingga Rafky akan lebih mudah mencari barang di dalam ranselnya yang diletakkan di kompartemen di atas tempat duduk itu. Rafky pun menerima tawaran tersebut.
    Ketika pramugari datang menghidangkan makanan, tanpa sengaja tangan mereka bersentuhan, ketika Rafky akan memberikan gelas dari pramugari ke Valent. Mereka sama-sama terkejut dan cepat-cepat saling menjauhkan tangan.
    Perubahan wajah Valent membuat Rafky terpesona. Getar aneh merayapi hatinya. Rafky mulai menyukai melihat pemuda ini. Meski tak mau, meski tak ingin. Detik itu juga Rafky langsung memaki dirinya habis-habisan. Ia laki-laki normal! Tak mungkin tertarik dengan sesama jenis!
    Ketika perbangan telah tiba di Bandar udara Don Muang, Bangkok, Valent menawarkan Rafky untuk tinggal di tempatnya, karena memang Valent tinggal seorang diri.
    Kebersamaan Valent bersama Rafky selama menjelajahi Bangkok telah mengisi sebelah rongga hati Valent yang dulu hampa, kini telah mereguk harapan dan semangat dari curahan hujan kasmaran. Setetes demi setetes, seteguk demi seteguk, membebaskan dahaga yang dulu terpenjara.
    Di suatu pagi Rafky mengajak Valent untuk berolahraga, lari pagi. Rafky mengajak Valent untuk adu lari. Tapi baru kira-kira tiga putaran, Valent sudah tidak kuat dan meminta untuk istirahat. Menyenangkan sekali pagi itu. Tapi pada malam harinya Valent demam. Badannya panas tinggi dan menggigil. Dan pada saat itulah Rafky tahu bahwa Valent mengidap penyakit diabetes mellitus. Melihat kondisi Valent seperti itu Rafky panik. Tapi Valent berusaha untuk menenangkannya dan mengatakan bahwa hal itu sudah biasa. Valent minta tolong untuk diambilkan obat yang ada di kotak obat yang berada dalam tasnya. Valent minta pada Rafky untuk menyuntikkan insulin ke tubuh Valent. Rafky melakukannya dengan rasa gemetar.
    Setelah itu terjadilah hal yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya. Rafky bercinta dengan Valent, karena Rafky tidak kuasa menolak rayuan Valent. Akhirnya malam itu merupakan malam yang indah bagi Rafky dan Valent. Mereka melepaskan rasa cinta mereka.
    Pagi harinya, ketika Rafky terbangun dari tidur, dia merasa kaget dan merasa jijik pada dirinya sendiri. Mengapa hal itu bisa terjadi? Mengapa Rafky bisa bercinta dengan sesama jenis? Padahal dia merasa sebagai pria yang normal, pria yang masih menyukai wanita. Rafky bergegas menuju kamar mandi dan mandi. Dengan rasa marah dan air yang masih menetes di tubuhnya dia keluar meninggalkan penginapan, meninggalkan Valent yang merasa hancur hatinya melihat perubahan sikap Rafky. Namun Valent tidak bisa berbuat apa-apa.
    Dalam pelariannya itu Rafky berusaha untuk membuktikan bahwa dia masih laki-laki yang normal. Dia berusaha untuk mencari wanita di tempat hiburan. Namun hal itu ternyata tidak membawa perubahan apa-apa. Justru semakin hari Rafky merasa bahwa dia makin mencintai Valent. Akhirnya dia pun kembali ke penginapan, kembali ke Valent.
    Ketika mereka kembali ke Jakarta, kejadian demi kejadian mewarnai kisah cinta mereka yang memang terlarang. Mereka berusaha untuk menjalankan kencan ganda. Mereka pergi menonton bersama dengan pasangan masing-masing. Tetapi setelah acara menonton tersebut, setelah mereka mengantarkan pasangan masing-masing pulang, mereka pun bertemu kembali dan saling melepaskan rasa sayang mereka. Sampai akhirnya suatu hari, karena merasa tidak tahan harus selalu sembunyi-sembunyi, Rafky mengakui pada Rhea, kekasihnya, bahwa dia mencintai Valent. Karena merasa bahwa Rhea tidak mampu untuk ‘merebut’ Rafky dari Valent untuk kembali padanya, Rhea lalu menangis di hadapan kedua orang tua Rafky dan menceritakannya pada orang tua Rafky. Betapa hancur hati kedua orang tua Rafky. Sampai akhirnya Rafky memutuskan untuk hidup berpisah dengan orang tuanya dengan menyewa sebuah apartemen yang letaknya jauh dari rumahnya.
    Begitu juga dengan Valent. Hubungannya dengan Kinan, calon istrinya, terpaksa harus berakhir, walaupun bereka akan segera menikah. Valent mengatakan pada Kinan bahwa ia tidak bisa menikahi Kinan karena Valent mencintai Rafky. Diluar dugaan ternyata Kinan bisa mengerti dan dengan rela melepaskan Valent. Tapi masalah terbesar justru timbul dari ibu Valent yang tidak bisa menerimanya. Ibu Valent ngotot bahwa pernikahan itu harus tetap berjalan dan menganggap cinta Valent pada Rafky itu adalah cinta yang terlarang. Sejak saat itu semua aktivitas Valent pun dibatasi untuk menghindari bertemunya Valent dengan Rafky.
    Ketika ada kesempatan, Valent berkunjung ke apartemen Rafky, walaupun hanya pertemuan yang singkat. Rafky mengajak Valent untuk lari dan mulai merajut kehidupan baru berdua. Valent menjadi bimbang untuk memilih antara ibunya dan Rafky karena keduanya menjanjikan cinta. Valent merasa berat kalau harus meninggalkan ibunya untuk mengikuti Rafky, karena selama ini Valent sangat bergantung pada ibunya. Ibunya yang selalu merawatnya karena penyakit diabetes mellitus yang di-idapnya. Dilain sisi, Valent juga tidak mau kehilangan Rafky karena Rafky adalah satu-satunya pria yang sangat dicintainya.
    Ternyata hal itu justru mengakibatkan menurunnya kondisi Valent. Valent jadi tidak mau makan dan selalu merasa sedih. Akhirnya kesehatannya langsung drop sehingga ia harus dibawa ke rumah sakit oleh ibunya.
    Ketika di rumah sakit, Rafky memaksa untuk masuk ke kamar Valent untuk menemui Valent, walaupun sudah dihalang-halangi oleh ibu Valent. Ibu Valent merasa bingung, bagaimana Rafky bisa tahu bahwa Valent ada di rumah sakit. Apakah Kinan yang memberitahukannya? Tapi bagaimanapun juga ibu Valent melarang dengan keras Rafky untuk bertemu Valent. Rafky juga memohon pada ibunya untuk men-support dirinya, dengan datang ke rumah sakit itu juga.
    Akhirnya Rafky bisa masuk ke kamar Valent dan bertemu dengan Valent. Betapa gembiranya Valent bisa bertemu Rafky. Disitu ibu Valent bisa melihat kisah cinta mereka. Betapa Rafky sangat mencintai Valent dan begitu pula sebaliknya.
    Setelah beberapa hari Rafky menjenguk Valent, kesehatan Valent berangsur-angsur membaik. Hingga oleh dokter Valent diizinkan untuk pulang ke-esokan harinya. Semua merasa lega dan gembira. Tetapi ibu Valent tetap menginginkan pernikahan Valent dan Kinan tetap dilangsungkan. Ibu Valent tidak melihat perubahan pada wajah Valent ketika ibunya selesai mengucapkan hal tersebut. Seolah-olah api yang semula berkobar-kobar di wajah Valent kini sudah redup kembali.
    Ke-esokan harinya ketika ibu Valent, ibu Rafky, Rafky dan Kinan datang ke rumah sakit untuk menjemput Valent, ibu Valent bersikeras Rafky tidak boleh masuk ke kamar Valent. Tetapi Rafky tetap memaksa dan masuklah Rafky ke kamar Valent. Tetapi begitu Rafky masuk ke kamar Valent, langsung Rafky berteriak histeris memanggil-manggil nama Valent. Ternya di tempat tidur Valent sudah terbujur kaku tanpa nyawa. Langsung saja ibu Valent, ibu Rafky dan Kinan pun berlari masuk ke kamar Valent dan mendapati tubuh Valent sudah tidak bergerak. Rafky lalu mengguncang-guncang tubuh Valent berusaha membangunkannya, lalu menciumi seluruh wajah Valent tetapi Valent tidak bergerak sama sekali. Ibu Valent berteriak histeris. Suasana pun menjadi semakin gaduh sehingga datang dokter Julian, dokter yang selama ini merawat Valent di rumah sakit untuk segera memeriksa Valent. Dokter Julian pun akhirnya mempertegas bahwa Valent sudah tiada.
    Valent bagi Rafky adalah cinta pertamanya pada seorang laki-laki. Begitu pula sebaliknya. Valent adalah pria yang terindah bagi Rafky ….

    Daddy Long Legs

    Judul Buku : Daddy Long Legs
    Pengarang : Jean Webster
    Penerbit : Penerbit Atria
    Halaman : 235
    ISBN : 978-979-1411-83-7

    Hari Rabu pertama dalam setiap bulan merupakan hari paling menyebalkan karena semua disibukkan oleh aktivitas bersih-bersih untuk mempersiapkan kunjungan dewan pengawas dan komite panti asuhan John Grier. Jerusha Abbot, sebagai anak yatim tertua, harus membersihkan semua noda pada perabotan. Selain itu dia juga harus mempersiapkan anak-anak yatim khususnya di ruang F, yang merupakan tanggung jawabnya.
    Namun ternyata hari itu merupakan hari yang penuh berkat bagi Jerusha juga. Setelah acara kunjungan itu berakhir, ia dipanggil oleh ibu pengurus, Mrs Lippet, yang mengabarkan bahwa salah satu anggota dewan pengawas yang sangat berpengaruh akan menyekolahkan Jerusha ke perguruan tinggi. Sebelum masuk ke ruang Mrs Lippet, Jerusha hanya sempat menangkap bayangannya, sekilas, dan kesan yang dia dapatkan adalah pria itu sangat tinggi. Pria itu melambaikan tangan kearah mobil yang sedang menunggu di jalan melingkar di depan teras. Saat kendaraan itu bergerak dan mendekat, lampu depannya menyorot kearah pria itu dan membuat bayangan jelas di dinding bagian dalam rumah. Bayangan itu memiliki tungkai kaki dan lengan yang sangat panjang, yang menjulur di sepanjang lantai dan terus merambati dinding koridor. Bentuknya mirip seekor laba-laba raksasa yang bergoyang-goyang, laba-laba berkaki panjang yang dalam bahasa Inggris disebut sebagai daddy-long-legs.
    Sebelumnya Tuan Dermawan itu hanya memberikan beasiswa pada anak laki-laki saja. Ia tidak pernah tertarik untuk menyantuni anak-anak perempuan. Bisa dikatakan bahwa dia tidak peduli pada anak-anak perempuan. Namun karena prestasi Jerusha dalam berbagai bidang di sekolah sangat bagus dan esai yang dibuat Jerusha yang bertajuk ‘Rabu Kelabu’ mendapat pujian dari gurunya, akhirnya membuat Tuan Dermawan itu menawarkan untuk mengirim Jerusha ke perguruan tinggi, dengan beberapa syarat yang aneh. Pria itu berencana untuk mendidik Jerusha menjadi seorang penulis. Tuan Budiman itu tidak mau diketahui identitasnya. Jerusha hanya bisa mengenalnya sebagai Mr John Smith.
    Selama kuliah di perguruan tinggi, Jerusha akan mendapat biaya hidup dan uang sekolah yang akan langsung dibayarkan ke pihak perguruan tinggi. Selain itu ia akan menerima uang jajan sebesar tiga puluh lima dollar setiap bulan yang akan dikirimkan melalui sekretaris pribadi tuan budiman tersebut sekali sebulan. Sebagai bayarannya, Tuan Budiman tersebut meminta Jerusha harus menulis sepucuk surat laporan sekali sebulan. Isi surat tersebut bukan untuk mengucapkan terima kasih atas uang itu tapi berisi laporan kemajuan yang telah dicapai di sekolah beserta detail kehidupannya sehari-hari. Surat tersebut ditujukan ke sekretaris pribadi Tuan Budiman yang bernama Mr Griggs dan surat-surat tersebut tidak akan pernah dibalas ataupun akan diperhatikan.
    Setelah Jerusha masuk ke perguruan tinggi, mulailah ia berkorespondensi dengan Si Tuan Budiman sesuai dengan kewajiban yang diminta pria tersebut. Jerusha pun menceritakan kehidupannya selama di perguruan tinggi, pelajaran-pelajarannya, pesta-pesta di sekolah, acara-acara liburannya, persahabatannya dengan teman-teman barunya dan persahabatannya dengan paman Julia, salah satu teman sekamar Jerusha, yang bernama Jervis Pendleton yang sangat tampan.
    Jerusha sangat bersemangat belajar di perguruan tinggi karena itu merupakan pengalaman baru baginya di luar panti asuhan. Selama ini ia tidak pernah tahu tentang dunia di luar panti asuhan.
    Di ceritakan bahwa Jerusha, yang kemudian mengganti namanya menjadi Judy, yang seorang anak yatim piatu, sedang berusaha sekuat tenaga untuk mencapai cita-citanya dan berusaha keras agar dapat hidup mandiri, tanpa bantuan orang lain, bagaimana pun beratnya perjalanan yang harus ditempuh. Walaupun sebenarnya daddy-long-legs sangat menyayanginya dan memanjakannya dengan uang dan berbagai macam hadiah, namun Judy berusaha untuk tidak terlena dengan kemanjaan yang diberikan oleh daddy-long-legs.
    Judy malahan berusaha untuk bisa memenangkan beasiswa tanpa sepengetahuan daddy-long-legs. Ketika akhirnya Judy berhasil memenangkan beasiswa dan mengabarkan kabar suka cita tersebut pada daddy-long-legs, walinya, ternyata walinya itu malah meminta Judy untuk membatalkannya. Hal itu malah membuat Judy merasa sangat kecewa akan keputusan walinya itu. Tetapi Judy bersikeras untuk tetap mengambil beasiswanya itu.
    Mr. Jervis Pendleton, paman Julia, juga memberikan perhatian yang besar pada Judy. Ia mengajak Judy berpetualang saat Judy sedang liburan di Lock Willow, peternakan yang dahulu milik Mr Jevis Pendleton, lalu kemudian peternakan itu diberikannya kepada Mr dan Mrs Sempleton, pengasuh Mr Jervis sewaktu kecil. Bahkan Mr, Jervis juga pernah mengajak Judy untuk berlibur ke Eropa, ke Perancis, tetapi Judy menolaknya. Judy malahan memilih untuk bekerja sebagai pengajar di masa liburannya. Hal itu sebenarnya membuat Mr. Jervis marah. Tetapi Judy tetap bersikeras untuk bekerja sebagai pengajar bagi dua orang anak perempuan pada sebuah keluarga kenalan Mrs. McBride, ibu Sallie.
    Hingga akhirnya Judy lulus dan sangat mengharapkan daddy-long-legs untuk hadir sebagai satu-satunya ‘keluarga’ yang dia miliki. Namun kenyataannya daddy-long-legs tidak hadir. Betapa kecewanya Judy. Namun Judy harus menerimanya. Setelah lulus, Judy pun tinggal di Lock Willow sambil meniti karir nya sebagai penulis.
    Suatu hari, Mr Jervis Pendleton melamar Judy dan memintanya untuk menjadi istrinya. Namun Judy merasa bingung dan menolak lamaran tersebut. Judy merasa bingung karena ia merasa tidak pantas menjadi istri Mr Jervis yang datang dari keluarga yang sangat kaya dan terhormat sedangkan Judy hanya seorang anak yatim piatu yang tidak jelas asal usulnya. Judy takut mengecewakan Mr Jervis karena menikah dengannya. Sejak saat itu Judy tidak pernah mendengar kabar lagi tentang keberadaan Mr Jervis.
    Hingga akhirnya dating sepucuk surat dari Julia yang mengabarkan bahwa pamannya, Jervis, sedang sakit parah. Ia terjebak badai semalam penuh, ketika sedang berburu di Kanada dan sejak itu pamannya itu terserang radang paru-paru.
    Datang pula sepucuk surat dari daddy-long-legs, walinya, yang mengabarkan bahwa ia sedang sakit keras dan ingin agar Judy mengunjunginya. Betapa senangnya Judy karena akhirnya ia bisa bertemu dengan walinya itu. Akhirnya sesuai dengan janji yang telah disepakati, maka Judy berangkat menuju rumah walinya itu. Betapa terkejutnya Judy ketika ia tiba di rumah walinya, ternyata walinya itu adalah Mr. Jervis Pendleton! Judy dibuat terpana oleh keadaan ini, karena Judy tidak pernah mengira sebelumnya bahwa Mr. Jervis Pendleton itu adalah daddy-long-legs nya. Dengan tertawa Mr. Jervis mengulurkan tangannya ke Judy.
    Betapa bahagianya Judy. Karena ia ternyata bertemu dengan walinya sekaligus kekasihnya, Mr. Jervis Pendleton.
    Cerita buku ini telah diangkat ke layar lebar pada tahun 1955 dan juga telah diangkat ke film animasi Jepang dengan judul yang sama. Bahkan kabarnya film animasi Jepangnya pernah mendapat penghargaan. Untuk keterangan lengkapnya bisa dilihat pada website Wikipedia.
    Bagi yang ingin meng-unduh film animasi Jepangnya, bisa meng-unduhnya di website anime Daddy Long Legs.
    Semoga bermanfaat.

    Video